Rasa Nyeri dan Kaku Di Tengkuk Leher Serta Kepala Akibat Kolesterol Tinggi, Nyaris Tidak Pernah Dirasakan Lagi  Setelah Melakukan Hal Ini.

Disclaimer : Hasil yang di dapat pada setiap individu bisa berbeda, tergantung kondisi fisik masing-masing individu tersebut.

Biasanya kebanyakan orang belum terlalu khawatir dengan kadar kolesterol tinggi. Nah, kekhawatiran baru akan datang ketika mereka mulai memasuki usia lanjut

Namun, fakta yang terjadi beberapa waktu belakangan ini sangat mengerikan.

Seperti halnya Budi Sumarsono (48), berasal dari Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur. Berawal dari rangkaian beberapa gejala yang bersifat umum dan terjadi secara terus menerus, sehingga tidak bisa dikategorikan secara dini sebagai suatu penyakit yang serius kala itu.

Rutinitas sebagai seorang karyawan kantoran, menuntut Budi untuk selalu memberikan kinerja terbaiknya. Beberapa waktu terakhir ini dirinya sering mengeluhkan rasa mudah mengantuk saat sedang beraktivitas sehari-hari, badan terasa lemas, berat badan secara keseluruhan tidak gemuk tetapi bagian perutnya cenderung buncit (abdominal obesity).

Tidak hanya itu, area sekitar kepala pun sering mengalami sakit atau tegang secara tiba-tiba. Saat bangun tidur, timbul rasa nyeri juga pegal dibagian punggung yang kemudian merembet ke area tengkuk leher, pundak serta kepala disertai adanya rasa kaku seperti orang salah bantal.

Lokasi rasa kakunya itu berpindah-pindah, bahkan bisa berlangsung selama 1-2 minggu lamanya.

Sebagai upaya inisiatif, Budi seringkali mencoba membuat badannya rileks dengan melakukan sedikit olahraga ringan, seperti peregangan otot-otot yang kaku disertai pemanasan kecil di sela-sela jam istirahatnya.

Awalnya, ia mengira hal-hal tersebut terjadi akibat stres atau kelelahan saja. Namun, lambat laun kondisinya bukan membaik, justru semakin menjadi tidak menentu. Jantungnya berdebar lebih cepat sampai rasa nyeri dan tegang kembali timbul di area sekitar kepala, pundak dan leher.

Hal seperti itu sering melandanya, apalagi ketika ia makan-makanan berlemak tanpa di iringi kontrol diri yang baik.

Segera setelah ia memeriksakan diri ke dokter, barulah diketahui bahwa Budi mengidap kolesterol tinggi. Berdasarkan pemeriksaan itulah didapatkan hasil mengejutkan, bahwa kadar kolesterolnya 240mg/dL, Sedangkan normalnya hanya berkisar 199 mg/dL. Kondisi tersebut langsung membuatnya sangat khawatir.

Ketika dokter menjelaskan dampak lanjutan yang berpotensi menimbulkan berbagai penyakit kronis lainnya apabila kadar kolesterol tinggi diremehkan dan tidak segera diatasi, membuat Budi semakin gelisah.

Dengan segera ia langsung menggali informasi sebanyak-banyaknya tentang pengobatan “Orang dengan Kolesterol Tinggi” di internet.

Usahanya tersebut dimulai dengan menjaga asupan makanan yang dikonsumsinya setiap hari. Karena memang, kontrol diri yang baik sangat dibutuhkan untuk membantu menstabilkan kadar kolesterol dari banyaknya jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Lalu, setiap siang hari dan menjelang malam dirinya tidak pernah absen mengkonsumsi herbal berbahan dasar mahkota dewa (Phaleria macrocarpa). Diketahui, bahwa mahkota dewa mengandung beberapa zat aktif, seperti alkaloid, saponin, flavonoid, polifenol dan masih banyak lagi.

Zat-zat tersebut berguna untuk menetralisir racun didalam tubuh, melancarkan darah yang mengalami penggumpalan, mengurangi kandungan kolesterol jahat dan penimbunan lemak yang ada di dinding pembuluh darah, mengurangi kadar risiko jantung koroner, sebagai anti oksidan, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dsb.

Awalnya Budi merasa bingung karena buah mahkota dewa ini sulit ditemukan di daerah saya dan untuk meramu sendiri pun sangat menyulitkan, ditambah rasa dan aroma yang tidak enak.

Namun sekarang …

Jika badan dan leher Budi mulai terasa tidak enak, ia langsung mengkonsumsi Jamkho 2 kali sehari saat siang dan menjelang malam. Ternyata, dalam waktu yang relatif cepat terbukti kadar kolesterolnya mengalami penurunan yang drastis.

Nyeri, kaku dan pegal di area pundak, tengkuk leher serta kepala nyaris tidak pernah dirasakannya lagi. Badan kembali terasa segar dan lebih ringan seperti sebelumnya.

Jamkho aman dikonsumsi karena telah mendapatkan izin BPOM (TR. 133 672 511) dan juga telah mendapatkan sertifikasi HALAL MUI  (No. 00130071780215) sehingga 

Herbal Jamkho yang berbentuk cairan ini diformulasikan oleh Pakar Herbal terkemuka di Indonesia yaitu Ning Harmanto dengan lebih dari 20 tahun pengalaman.

IMG_8494

Keseluruhan informasi penting yang telah terangkum diatas, semoga dapat berguna untuk khalayak luas yang mungkin memiliki riwayat penyakit yang sama.

Bagi Anda yang juga ingin memesan Jamkho, Anda dapat menghubungi langsung Distributor Resminya di bawah ini

Berapa Harga Jamkho?

Jamkho bisa Anda dapatkan dengan harga hanya
Rp 100.000,- per botol (100 ml)
*untuk pemakaian 3 – 5 hari

———————————

7 Botol Hanya
Rp 600 ribu (Hemat Rp 100.000)
*Untuk pemakaian selama 3 – 4 Minggu (Best Seller)

———————————

14 Botol Hanya
Rp 1,1 Juta (Hemat Rp 300.000)
*Untuk pemakaian selama 1 – 2 Bulan

Klik Tombol di Bawah ini untuk Order Jamkho

Mau Konsultasi Gratis?

Kabar Baiknya…

Jamkho kini sudah bisa dibeli di Kota Anda!
Daftar Alamat & Kontak Mitra Resmi Jamkho dapat Anda lihat dengan klik tombol di bawah ini: