SETELAH 14 TAHUN MENDERITA STROKE, JANTUNG, DAN ASAM URAT KINI AKHIRNYA SANG ISTRI BISA KEMBALI BANGKIT

Disclaimer : Hasil yang di dapat pada setiap individu bisa berbeda, tergantung kondisi fisik masing-masing individu tersebut.

Mojokerto, 10 Mei 2019 | 21.07

Nama saya Bambang, usia saat ini 58 tahun dan berprofesi sebagai karyawan swasta. Saya tinggal di Jawa Timur, tepatnya di Desa Puloniti, Kabupaten Mojokerto. Sejak 2005 atau selama 14 tahun, istri saya menderita penyakit stroke.

Pada Januari 2019 kemarin, kondisinya semakin melemah dan terpaksa harus sering dibawa ke IGD di rumah sakit. Ia mengatakan kondisi sering merasa sesak di bagian jantung.

Kondisi paling parah terjadi di bulan Maret kemarin. Ia sampai harus dirawat di ruang ICCU selama 3 hari karena didiagnosa mengalami jantung koroner.

Untungnya setelah perawatan selama 7 hari, ia berangsur membaik dan dinyatakan bisa pulang. Tapi perasaan lega kondisi membaik ini, segera berubah. 2 hari setelah pulang, ia mendadak mengalami sesak nafas yang cukup parah.

Kami sekeluarga panik dan segera membawa istri saya ke UGD lagi. Di sana ia harus dirawat opname selama 3 hari. Saat itu dilakukan pemeriksaan darah secara menyeluruh dan diketahui bahwa angka kolesterol kalau tidak salah mencapai angka 300.

Angka kolesterol setinggi itu, membuat para dokter yang ikut menangani seperti Dokter Jantung, Dokter Penyakit Dalam, dan Ahli Gizi memutuskan untuk memberikan beberapa pantangan dan diet yang cukup ketat untuk istri.

Melihat kondisi parah yang diderita istri saat itu, membuat semua saya benar-benar merasa putus asa. Saya berpikir bagaimana ia yang selama ini bersusah payah berjuang melawan stroke, sekarang harus juga bisa bertahan menghadapi penyakit jantung, asam urat dan lambung.

Ini semua belum selesai, karena salah satu efek lainnya adalah ginjal istri saya yang berpotensi juga melemah sebagai akibat dari mengkonsumsi obat-obatan yang sedemikian banyak selama 14 tahun ia menderita stroke.

Penderitaannya kian hari seperti makin bertambah. Bahkan saat berada di ruang ICCU kemarin, saya sedemikian takut itu adalah hari-hari terakhir hidup istri saya di dunia. Jujur saja kami berdua sudah dalam kondisi pasrah dan yang jelas istri tak pernah menyerah untuk bangkit atau pun mencoba banyak cara demi bisa membaik.

Selama ini selain menjalani pengobatan medis dan menggunakan obat dari dokter, istri juga mencoba solusi penyembuhan lain, yakni melalui terapi pijat. Tujuannya memang bukan untuk menyembuhkan stroke yang diderita, melainkan untuk meredakan sakit yang dirasakannya.

Betapa beruntungnya saya ketika saat itu sedang menunggu di Rumah Sakit. Kebetulan saya sedang iseng-iseng googling dan menemukan sebuah pencerahan ketika melihat ulasan seputar JAMKHO.

Waktu itu saya berpikir tidak ada salahnya mencoba JAMKHOi, karena pertama, ini sepenuhnya herbal. Kedua, ketika melihat testimoni konsumen lainnya, semua mengatakan JAMKHO ini sangat membantu dalam mengatasi penyakit yang berkaitan dengan tingginya kolesterol.

Istri saya pun ternyata sangat menerima usul saya untuk mencoba JAMKHO. Hasilnya ia menjadi lebih baik. Dari sejak Maret mengkonsumsi, ia mengaku kondisi badannya bertambah enak. Bahkan puasa ini, dia teratur ikut dan belum putus, lalu rajin juga ikut Salat Tarawih.

Setelah 14 tahun menderita stroke dan menjalani banyak pengobatan, hanya JAMKHO yang telah menunjukkan hasil yang signifikan. Dari situ istri juga semakin optimis untuk sehat. Ia menerapkan pola makan yang benar, rutin melakukan aktivitas gerak yang ringan dan membiasakan minum JAMKHO. Saya benar-benar bahagia melihat istri kembali bangkit.

Melihat semangat hidup istri yang semakin membaik, membuat saya juga tertarik mengkonsumsi JAMKHO. Setelah sebulan mengkonsumsi JAMKHO, saya yang berumur 58 dan dan sering lemas tak bertenaga, seperti bisa berstamina lagi. Saya lebih fit dibanding teman-teman yang usia masih 30an.

Untuk semua teman atau saudara yang berkunjung dan penasaran dengan saya serta istri, saya selalu menjelaskan bahwa ini tak lepas dari kebiasaan hidup sehat dan rutin mengkonsumsi JAMKHO. Di rumah saja, saya selalu menyiapkan 2 botol JAMKHO  ukuran 500 ml untuk saya dan istri.

Sebagai bentuk rasa syukur dengan kondisi istri yang membaik, saya dan ia berencana untuk umroh, semoga nanti juga bisa siap dananya.

Keseluruhan informasi penting yang saya rangkum diatas, semoga dapat berguna untuk khalayak luas yang mungkin memiliki riwayat penyakit sama seperti istri saya.

Untuk pemesanan JAMKHO yang Asli dan Bergaransi, dapat langsung menghubungi Agen Resmi langganan saya di bawah ini. Berikut saya cantumkan informasi detail harga dan cara pemesanannya;

Informasi Harga Jamkho 

BPOM TR. 133 672 511

Jamkho Besar Rp 425.000/ botol (500 ml)
*Untuk pemakaian 3  minggu
** Free ongkir untuk 10 pembeli pertama setiap harinya

Informasi Pemesanan

Silahkan KIRIM WA atau SMS ke
0852 – 9494 – 5758 
dengan format:

JAMKHO 500 ML, JUMLAH BOTOL, NAMA DAN ALAMAT LENGKAP

Contoh: JAMKHO 500 ML, 7 botol, Budi Hermansyah, Jl.Gatot Subroto, No.17, Jakarta Barat

Atau Klik Tombol di Bawah ini untuk Order Jamkho

Mau Konsultasi Gratis?

Pengiriman www.MahkotaHerbal.com menggunakan Jasa JNE. Paket dijamin 100% Aman & Sampai ke alamat Anda dengan kualitas terbaik.

JAMKHO Siap Dikirim Ke Seluruh Indonesia